Bila Anda ingin belajar mengenai seni rupa, terdapat unsur-unsur seni rupa yang wajib dipahami.

Unsur-unsur seni rupa ini menjadi salah satu penentu bagus atau tidaknya karya seni yang Anda buat, meskipun menurut beberapa orang memang kualitas dari sebuah karya seni tidak bisa ditentukan secara subjektif.

Tetapi setiap seni rupa, baik itu yang berupa seni 2 dimensi maupun 3 dimensi, pasti memiliki unsur-unsur seni rupa di dalamnya.

Bisa dibilang memahami unsur seni rupa adalah hal fundamental atau paling mendasar sebagai langkah untuk menjadi seorang seniman.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda pahami unsur-unsur seni rupa berikut ini sebelum belajar lebih jauh mengenai dunia seni.

Unsur-Unsur Seni Rupa

Ada delapan unsur dalam seni rupa yang perlu Anda semua pahami, yaitu titik, garis, bidang, bentuk, ruang, warna, tekstur, serta unsur terang dan gelap.

Nah, berikut ini adalah penjelasan untuk setiap unsur-unsur dalam seni rupa.

1. Titik

Unsur titik dapat menciptakan karya yang indah

Unsur titik dapat menciptakan karya yang indah

Unsur yang pertama dan yang paling kecil dalam sebuah seni rupa adalah titik.

Menurut Sadjiman Ebdi Sanyoto, unsur titik ini bisa diartikan sebagai suatu bentuk yang ukurannya sangat kecil karena medianya yang luas.

Apabila titik tersebut ditempatkan dalam media yang lebih kecil maka bentuknya terlihat lebih besar.

Artinya, titik adalah sebuah objek yang memiliki ukuran relatif, tergantung pada medianya.

Titik bisa menjadi sebuah lingkaran bila ada dalam media yang sempit tapi juga bisa menjadi tekstur bila digunakan dalam media yang besar dan ditempatkan secara berulang dengan pengulangan dan ritma.

2. Garis

Sebuah karya yang memanfaatkan unsur garis

Sebuah karya yang memanfaatkan unsur garis

Berikutnya ada unsur garis, sebuah bentuk yang ukurannya kecil namun memanjang.

Anda semua pastinya sudah tahu kalau garis adalah unsur terpenting dan paling dasar dalam sebuah seni rupa.

Garis dibagi menjadi dua jenis, yaitu garis nyata dan garis semu/garis maya.

Garis nyata bentuknya seperti senar gitar atau kawat, sedangkan garis maya contohnya seperti garis pantai atau cahaya dan bayangan.

3. Bidang

Karya geometri

Karya geometri

Setelah garis, ada unsur bidang.

Menurut Sadjiman Ebdi Sanyoto, bidang dapat diartikan sebagai suatu bentuk raut pipih, datar sejajar dengan dimensi panjang dan lebar serta menutup permukaan.

Bila di zaman sekolah dulu Anda pernah bejalar tentang bentuk kotak, segitiga, dan lingkaran, nah itulah contoh dari bidang.

Bidang juga terbagi menjadi 2 jenis, yaitu bidang geometri dan non geometri.

Bidang geometri adalah yang dibuat secara teratur dan matematis, sedangkan non geometri adalah bidang yang dibuat secara bebas.

4. Bentuk

Unsur bentuk pada karya seni rupa

Unsur bentuk pada karya seni rupa

Unsur dalam seni rupa yang ke empat adalah bentuk atau volume.

Bisa dibilang, bentuk ini adalah perpaduan antara titik, garis, dan bidang dalam satu objek.

Kubus, limas, bola, tabung, dan prisma adalah beberapa contoh bentuk yang paling sering digunakan dalam pengetahuan dasar.

Bila dipadukan dalam satu objek, kelima benda ini bisa menjadi bentuk lain yang lebih organik dan dinamis.

5. Ruang

Unsur ruang pada karya seni rupa

Unsur ruang pada karya seni rupa

Berikutnya ada unsur ruang atau depth.

Dalam sebuah seni 2 dimensi, ruang hanyalah ilusi yang menentukan besar, kecil, luas, sempit, jauh, atau dekatnya bagian atas, bagian bawah, dan bagian samping dari objek.

Jadi meskipun dibuat dalam media papan datar, karya seni tersebut bisa terlihat kedalaman atau luasnya. 

Sedangkan dalam seni rupa 3 dimensi, unsur ruang menggunakan ruang nyata dan sempurna layaknya yang kita rasakan sehingga ruang tersebut bisa diraba dan dirasakan secara langsung.

6. Warna

Unsur warna membuat karya menjadi lebih menarik

Unsur warna membuat karya menjadi lebih menarik

Warna juga menjadi salah satu unsur terpenting dalam setiap karya seni rupa.

Sebab warna digunakan untuk mengomunikasikan pemikiran, emosi, dan pesan yang ingin disampaikan oleh pembuat kepada pengunjung atau penikmat karya tersebut.

Setiap warna juga memiliki sifatnya masing-masing.

Misalnya biru yang memiliki sifat dingin, tenang, dan baik, sedangkan merah memiliki sifat yang panas, penuh amarah, dan jahat.

7. Tekstur

Contoh penerapan unsur tekstur

Contoh penerapan unsur tekstur

Tekstur adalah sebuah sifat atau kualitas dari sebuah permukaan dari suatu benda.

Baik licin, kasar, halus, berkerut, basah, kering, tajam, dan lain-lain.

Layaknya sebuah garis, tekstur juga bisa dibagi menjadi 2 jenis yaitu tekstur semu dan tekstur nyata.

8. Gelap dan Terang

Unsur gelap dan terang

Unsur gelap dan terang

Unsur dalan seni rupa yang terakhir adalah gelap dan terang atau value.

Mudahnya, gelap dan terang ini menandakan bayangan dan cahaya yang menyinari objek yang dibuat.

Selain itu, value dalam sebuah objek juga bisa menandakan ruang dan kedalaman dalam pada sebuah objek.

 

Demikianlah penjelasan mengenai unsur-unsur seni rupa yang wajib Anda pahami.

Gunakan 8 unsur ini sebagai dasar tiap kali Anda membuat karya seni rupa.

Selamat berkarya!

Kategori: Blog

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.